setan, jin dan hantu ….. hanya imajinasi!

Roh Gentayangan dan Hantu

Oktober 31, 2007 · 2 Komentar

Adanya 2 (dua) macam dimensi roh yaitu dimensi untuk roh manusia yang masih hidup dan dimensi untuk roh manusia yang telah mati (pembahasan bab 1 buku saya) sebagaimana tertulis dalam Alquran (QS) 39:42 juga dapat diartikan bahwa roh manusia yang telah mati tidak gentayangan entah 1 hari atau 40 hari di sekitar rumahnya sebagaimana dipercaya sebagian masyarakat tetapi berada di tempat lain terpisah dari kehidupan manusia sehari-hari. Dalam Alquran digambarkan adanya semacam dinding pemisah yang mengurung roh manusia yang telah mati.

Hingga apabila datang kematian kepada seseorang dari mereka dari berkata:”ya Tuhanku kembalikanlah aku. Agar aku berbuat amal yang saleh terhadap yang telah aku tinggalkan. Sekali-kali tidak. Sesungguhnya itu adalah perkataan yang diucapkan saja. Dan dihadapan mereka ada dinding sampai hari mereka dibangkitkan.
(QS 23:99-100)

Kepercayaan masyarakat mengenai hantu atau roh gentayangan yang ada saat ini, dugaan saya, berasal dari kepercayaan Orang Barat (Eropa dan AS) sebagaimana kita lihat misalnya dalam film kartun TV Casper, friendly ghost dan film bioskop Ghost dan Sixth Sense. Film-film tersebut adalah buatan Amerika (masyarakat Barat). Kepercayaan masyarakat Barat yang mayoritas adalah pemeluk Kristen ini tentunya dipengaruhi oleh kisah-kisah roh jahat dalam Alkitab (lihat selengkapnya di Bab.2). Dalam Injil roh-roh jahat digambarkan dapat berbicara dan berpikir. Kepercayaan di masyarakat Barat akan roh berawal pada abad pertengahan, dimana pada saat itu agama Kristen mulai berkembang pesat di Eropa. Kemudian lambat laun kepercayaan tersebut menjadi kepercayaan bahwa hantu yang merupakan roh orang mati dapat juga dilihat oleh manusia, selain hantu juga bisa berbicara.

Ketika roh yang jahat keluar dari tubuh seorang manusia, dia akan hilir mudik kesana kemari ditempat-tempat yang kering mencari tempat istirahat namun tidak menemukannya. Kemudian ia berkata “aku akan kembali ke rumah dari mana aku keluar.” Ketika ia sampai, ia menemukan rumah itu sudah bersih dan teratur rapi. Kemudian ia pun keluar dan mengajak tujuh roh lainnya yang lebih jahat darinya, mereka pun masuk dan berdiam di dalamnya. Oleh karenanya keadaan orang itu menjadi lebih parah dari sebelumnya. Demikian juga akan berlaku atas generasi yang jahat ini.
(Matius 12:43-45, Lukas 11:24-26)

Dari banyak orang keluarlah setan-setan sambil berteriak-teriak “Engkau adalah anak Allah” lalu ia dengan keras melarang mereka dan tidak memperbolehkan mereka berbicara karena mereka tahu bahwa ia adalah Mesias. 
(Lukas 4:41)

Kepercayaan ini masuk ke Indonesia terbawa oleh misionaris Belanda dan negara-negara Eropa lainnya. 

Masih ingat film kartun Scooby Doo? Ya benar dalam film itu selalu muncul hantu-hantu yang jahat yang sebenarnya adalah manusia yang menyamar. Ehm, tahukah anda bahwa si pembuat cerita Scooby Doo ini sebenarnya ingin mengajarkan kepada para anak-anak bahwa hantu itu sebenarnya tidak ada. Hormat dari saya untuk si pembuat cerita. Foto-foto hantu yang banyak ditemukan di Internet (kunjungi situs google.com terus ketikan kata “ghost” atau “foto hantu” menurut saya hanyalah trik kamera atau akibat pengaruh cahaya).

Sumber: (sebagian dari) buku “Salah Paham tentang Setan, Jin, Roh, Hantu dan Sihir”
Copyright: Irwan Ghailan

Kategori: Al Quran · Buku · Umum · artikel · arwah gentayangan · berita · hantu · injil · jiwa · life · my opinion · opini · roh · roh gentayangan · ruh

2 tanggapan so far ↓

  • warnetubuntu // Oktober 31, 2007 pada 3:50 pm

    Kalau kita mau jujur dan berpikiran terbuka, fenomena, malaikat, setan, surga, neraka dan bahkan Tuhan.. itu merupakan fenomena ghaib, untuk membuktikan ADA atau KETIDAKADAANnya adalah hal yang sama sulitnya :)

  • gatra // Nopember 8, 2007 pada 6:46 am

    betul semua hal yang gaib ada di ajaran islam dan islam kita terima tidak hanya dengan aqli juga dengan naqli

Anda harus masuk log untuk mengirim sebuah komentar.