<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:georss="http://www.georss.org/georss" xmlns:geo="http://www.w3.org/2003/01/geo/wgs84_pos#" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/"
		>
<channel>
	<title>Komentar di: Jin dalam kisah Al Quran bukan Mahluk Gaib, tapi Manusia</title>
	<atom:link href="http://setanhantu.wordpress.com/2007/11/05/jin-dalam-kisah-al-quran-bukan-mahluk-gaib/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://setanhantu.wordpress.com/2007/11/05/jin-dalam-kisah-al-quran-bukan-mahluk-gaib/</link>
	<description></description>
	<lastBuildDate>Sat, 31 Oct 2009 10:20:53 +0000</lastBuildDate>
	<generator>http://wordpress.com/</generator>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
		<item>
		<title>Oleh: websitedada</title>
		<link>http://setanhantu.wordpress.com/2007/11/05/jin-dalam-kisah-al-quran-bukan-mahluk-gaib/#comment-192</link>
		<dc:creator>websitedada</dc:creator>
		<pubDate>Sun, 19 Jul 2009 18:10:54 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://setanhantu.wordpress.com/2007/11/05/jin-dalam-kisah-al-quran-bukan-mahluk-gaib/#comment-192</guid>
		<description>Jin adalah Ghost, sedengkan Manusia adalah Human. Jadi beda antara Jin dan Manusia.</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Jin adalah Ghost, sedengkan Manusia adalah Human. Jadi beda antara Jin dan Manusia.</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>Oleh: oi sarafals</title>
		<link>http://setanhantu.wordpress.com/2007/11/05/jin-dalam-kisah-al-quran-bukan-mahluk-gaib/#comment-187</link>
		<dc:creator>oi sarafals</dc:creator>
		<pubDate>Wed, 01 Jul 2009 07:44:33 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://setanhantu.wordpress.com/2007/11/05/jin-dalam-kisah-al-quran-bukan-mahluk-gaib/#comment-187</guid>
		<description>Artikel ini adalah terjemahan dari buku  jema&#039;at Ahmadiyah. Ahmadiyah memang tidak mengakui adanya Mahluk Gaib, atau Jin didefinisikan sebagai &quot;Bukan mahluk Gaib&quot;. Hal ini juga yang menjadi pembeda antara Jema&#039;at Ahmadiyah dengan Muslim pada umumnya. Tapi Saya TIDAK SEPENDAPAT dengan tulisan ini. Jika diteliti secara cermat, jelas QS-Al-Jin menyatakan bahwa Jin adalah MAHLUK GAIB YANG BERBEDA DENGAN MANUSIA dan tidak bisa dilihat oleh manusia. Demikian juga jika ditelusuri dalam hadist2 Rosulullah..</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Artikel ini adalah terjemahan dari buku  jema&#8217;at Ahmadiyah. Ahmadiyah memang tidak mengakui adanya Mahluk Gaib, atau Jin didefinisikan sebagai &#8220;Bukan mahluk Gaib&#8221;. Hal ini juga yang menjadi pembeda antara Jema&#8217;at Ahmadiyah dengan Muslim pada umumnya. Tapi Saya TIDAK SEPENDAPAT dengan tulisan ini. Jika diteliti secara cermat, jelas QS-Al-Jin menyatakan bahwa Jin adalah MAHLUK GAIB YANG BERBEDA DENGAN MANUSIA dan tidak bisa dilihat oleh manusia. Demikian juga jika ditelusuri dalam hadist2 Rosulullah..</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>Oleh: ugifilth</title>
		<link>http://setanhantu.wordpress.com/2007/11/05/jin-dalam-kisah-al-quran-bukan-mahluk-gaib/#comment-184</link>
		<dc:creator>ugifilth</dc:creator>
		<pubDate>Wed, 13 May 2009 06:25:55 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://setanhantu.wordpress.com/2007/11/05/jin-dalam-kisah-al-quran-bukan-mahluk-gaib/#comment-184</guid>
		<description>assalamu&#039;alaikum wr.wb.

saya lebih setuju dengan pendapat  mas yatna....

karena apa?karena kita sebagai manusia itu telah diberi pikiran dan akal oleh Allah SWT yang mana Allah jg menyertai berbagai macam keterbatasan....

nah kalo&#039; kita terlalu memaksa pikiran kita untuk mancari tahu apa yang sebenarnya sangat sulit untuk di fahami maka akan banyak timbul argumen - argumen yang nantinya akan menimbulkan keraguan dalam keimanan seseorang.

apakah om IRW berani bertanggung jawab kepada Allah SWT jika nantinya ada salah seorang pembaca tidak percaya tentang hal-hal yang ghoib?????setelah membaca artikel yang om buat???

sedangkan salah satu rukun iman adalah iman kepada yang ghoib,sesuai dengan arti kata dari iman itu sendiri.....yaitu percaya,meyakini,dll.

nah kalo&#039; masalah percaya kepada yang ghoib,saya cuman mau tanya sama om yaitu:
dari mn om percaya klo om bsok msih hidup????

kan ga ada bukti yang kongkrit ato nyat yang menyatakan om besok masih tetap hidup to?????
 berarti itu kan ghoib?????

jd sekarang terserah om mau percaya apa tidak dengan yang ghoib.....

tp saya cmn mw kasih saran hati - hati om kalo ngomong,bicara ato pun nyampein sesuatu.....

cz semua nanti harus dipertanggung jawabkan...

terim kasih....

wassalamu&#039;alaikum wr. wb.</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>assalamu&#8217;alaikum wr.wb.</p>
<p>saya lebih setuju dengan pendapat  mas yatna&#8230;.</p>
<p>karena apa?karena kita sebagai manusia itu telah diberi pikiran dan akal oleh Allah SWT yang mana Allah jg menyertai berbagai macam keterbatasan&#8230;.</p>
<p>nah kalo&#8217; kita terlalu memaksa pikiran kita untuk mancari tahu apa yang sebenarnya sangat sulit untuk di fahami maka akan banyak timbul argumen &#8211; argumen yang nantinya akan menimbulkan keraguan dalam keimanan seseorang.</p>
<p>apakah om IRW berani bertanggung jawab kepada Allah SWT jika nantinya ada salah seorang pembaca tidak percaya tentang hal-hal yang ghoib?????setelah membaca artikel yang om buat???</p>
<p>sedangkan salah satu rukun iman adalah iman kepada yang ghoib,sesuai dengan arti kata dari iman itu sendiri&#8230;..yaitu percaya,meyakini,dll.</p>
<p>nah kalo&#8217; masalah percaya kepada yang ghoib,saya cuman mau tanya sama om yaitu:<br />
dari mn om percaya klo om bsok msih hidup????</p>
<p>kan ga ada bukti yang kongkrit ato nyat yang menyatakan om besok masih tetap hidup to?????<br />
 berarti itu kan ghoib?????</p>
<p>jd sekarang terserah om mau percaya apa tidak dengan yang ghoib&#8230;..</p>
<p>tp saya cmn mw kasih saran hati &#8211; hati om kalo ngomong,bicara ato pun nyampein sesuatu&#8230;..</p>
<p>cz semua nanti harus dipertanggung jawabkan&#8230;</p>
<p>terim kasih&#8230;.</p>
<p>wassalamu&#8217;alaikum wr. wb.</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>Oleh: suharno74</title>
		<link>http://setanhantu.wordpress.com/2007/11/05/jin-dalam-kisah-al-quran-bukan-mahluk-gaib/#comment-182</link>
		<dc:creator>suharno74</dc:creator>
		<pubDate>Wed, 29 Apr 2009 06:08:41 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://setanhantu.wordpress.com/2007/11/05/jin-dalam-kisah-al-quran-bukan-mahluk-gaib/#comment-182</guid>
		<description>Assalamualaikum Wr.Wb.

Maaf kalau pendapat saya salah....

Wajib hukumnya bagi orang beriman percaya apa yg tertulis dalam Alqur&#039;an, karena itu perkataan Allah SWT. Bagaimana Anda bisa membantah  apa yg tertulis pada Al&#039;quran jika anda percaya kepada Allah SWT.

Seperti yg tertulis dlm Al&#039;quran Jin itu ada dan tercipta dari Api, mengenai wujudnya adalah gaib, gaib adalah  sesuatu tidak dapat di lihat. Seperti tertulis dalam Al&#039;quran, Allah berkata : Mereka segolongan Jin dapat melihat manusia dari suatu tempat sedangkan kita tidak dapat melihatnya (gaib), tetapi sesunguhnya Jin itu ada mempunyai zat/benda.

Seperti udara yg tidak dapat kita lihat tapi bisa kita rasa, jika saja jin sebanyak udara maka boleh jadi semua manusia dapat merasakanya.
Seperti Listrik (bukan kabel) yg tidak dapat kita lihat tapi banyak mempunyai manfaat, listrik saya yakin ada tapi saya tidak pernah melihatnya kecuali api.
Seperti Bau - kita dapat melihatnya, bau harum, bau busuk, bau masakan, dll berbagai macam bau tapi ia tidak dapat kita lihat.

Nah ...Jin salah satu makhluk yg tercipta dari Api yg mempunyai Zat seperti saya uraikan diatas. Tetapi mereka di ciptakan untuk beribadah kepada Allah SWT seperti juga manusia. 
Sebenarnya Jin itu ada hanya masalahnya kita tidak dapat melihatnya.....!
Tetapi kita tidak pernah diperintahkan oleh Allah SWT untuk melihatnya ... maka untuk apa mempermasalahkannya...bukan begitu....! 
Lebih baik kita memuji Allah dengan segala kebesaran dan kekuasaanNya.
Kita manusia hanya diciptakan untuk menikmati nikmat-nikmat pemberianNya.
Apabila kita bersyukur maka akan Allah tambahkan nikmat baik didunia atau disurga, tapi kalau kita kufur..... ya Allah tolonglah aku dari ajab yg pedih.</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Assalamualaikum Wr.Wb.</p>
<p>Maaf kalau pendapat saya salah&#8230;.</p>
<p>Wajib hukumnya bagi orang beriman percaya apa yg tertulis dalam Alqur&#8217;an, karena itu perkataan Allah SWT. Bagaimana Anda bisa membantah  apa yg tertulis pada Al&#8217;quran jika anda percaya kepada Allah SWT.</p>
<p>Seperti yg tertulis dlm Al&#8217;quran Jin itu ada dan tercipta dari Api, mengenai wujudnya adalah gaib, gaib adalah  sesuatu tidak dapat di lihat. Seperti tertulis dalam Al&#8217;quran, Allah berkata : Mereka segolongan Jin dapat melihat manusia dari suatu tempat sedangkan kita tidak dapat melihatnya (gaib), tetapi sesunguhnya Jin itu ada mempunyai zat/benda.</p>
<p>Seperti udara yg tidak dapat kita lihat tapi bisa kita rasa, jika saja jin sebanyak udara maka boleh jadi semua manusia dapat merasakanya.<br />
Seperti Listrik (bukan kabel) yg tidak dapat kita lihat tapi banyak mempunyai manfaat, listrik saya yakin ada tapi saya tidak pernah melihatnya kecuali api.<br />
Seperti Bau &#8211; kita dapat melihatnya, bau harum, bau busuk, bau masakan, dll berbagai macam bau tapi ia tidak dapat kita lihat.</p>
<p>Nah &#8230;Jin salah satu makhluk yg tercipta dari Api yg mempunyai Zat seperti saya uraikan diatas. Tetapi mereka di ciptakan untuk beribadah kepada Allah SWT seperti juga manusia.<br />
Sebenarnya Jin itu ada hanya masalahnya kita tidak dapat melihatnya&#8230;..!<br />
Tetapi kita tidak pernah diperintahkan oleh Allah SWT untuk melihatnya &#8230; maka untuk apa mempermasalahkannya&#8230;bukan begitu&#8230;.!<br />
Lebih baik kita memuji Allah dengan segala kebesaran dan kekuasaanNya.<br />
Kita manusia hanya diciptakan untuk menikmati nikmat-nikmat pemberianNya.<br />
Apabila kita bersyukur maka akan Allah tambahkan nikmat baik didunia atau disurga, tapi kalau kita kufur&#8230;.. ya Allah tolonglah aku dari ajab yg pedih.</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>Oleh: yatna</title>
		<link>http://setanhantu.wordpress.com/2007/11/05/jin-dalam-kisah-al-quran-bukan-mahluk-gaib/#comment-174</link>
		<dc:creator>yatna</dc:creator>
		<pubDate>Tue, 10 Feb 2009 05:59:34 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://setanhantu.wordpress.com/2007/11/05/jin-dalam-kisah-al-quran-bukan-mahluk-gaib/#comment-174</guid>
		<description>Manusia terbahagi kepada tiga golongan apabila berbicara berkenaan syaitan, Iblis dan Jin:

1. Mereka yang menafikannya, iaitu mereka yang berkata makhluk ghaib tidak wujud kerana tidak dapat dibuktikan oleh ilmu sains. Maka golongan ini menafikan kewujudan syaitan. Seterusnya mereka mendakwa bahawa yang wujud hanyalah kedudukan jiwa seseorang. Jika jiwanya mengarah kepada yang baik, maka itu adalah jiwa malaikat. Sebaliknya jika jiwanya mengarah kepada yang buruk, maka itu adalah jiwa syaitan. Maka syaitan hanyalah satu gelaran bagi manusia yang lazim berbuat jahat dan keburukan. 

2. Mereka yang menokok-tambahnya, iaitu mereka yang membuat-buat pelbagai cerita berkenaan makhluk ghaib sehingga membingungkan makhluk ghaib itu sendiri. Berkenaan asal-usul syaitan umpamanya, mereka membuat cerita bahawa iblis itu asalnya makhluk yang rajin beribadah selama ribuan tahun. Ada yang membuat cerita bahawa iblis ialah penjaga langit atau penjaga syurga. Banyak lagi cerita yang dibuat sehingga jika dihimpun semuanya, nescaya dapat menghasilkan sebuah buku yang tebal. 

3. Mereka yang berbicara tentangnya berdasarkan petunjuk wahyu, iaitu mereka yang menahan diri dari berbicara berkenaan makhluk ghaib kecuali terhadap apa yang dikhabarkan oleh al-Qur’an dan al-Sunnah yang sahih. Perkhabaran tersebut diterima sebagaimana adanya tanpa ditambah, dikurang atau diubahsuai maksudnya. 

//
Sekarang tergantung anda termasuk kelompok manusia yang mana...? 
Karena saya Islam, kita bicara menurut Islam, kenapa saya memilih Islam..? karena saya Yakin.., dalam Islam Allah itu ada, tapi apakah saya bisa melihatnya...? saya belum pernah melihatnya, lalu kenapa saya percaya, bukankah hal itu tidak masuk akal...? logikanya mudah. bagi anda yang haus akan penjelasan secara ilmiah, padahal sebetulnya hal itu diluar jangkauan akal pikiran manusia, tapi akan saya coba semampu saya untuk menjelaskan.

Begini..,
Kalau ada pertanyaan, apakah anda percaya kalau sakit itu ada..? saya yakin semua manusia akan jawab percaya, walaupun sampai detik ini belum ada yang bisa membuktikan wujudnya sakit.
Lalu Angin.., Semua menusia percaya kalau angin itu ada, tapi hingga detik ini, saya yakin belum ada yang tahu wujudnya angin seperti apa..,

Allah menciptakan jin dan manusia hanya untuk beribadah kepadaNya, itu tertuang dalam alquran “Dan tidaklah aku ciptakan jin dan manusia untuk beribadah kepada-Ku”
(QS. Adz-Dzariyat : 56).

Tentunya segala sesuatu yang diluar nalar kita sebagai manusia kita kembalikan kepada Allah dan rosulnya dalam hal ini Al-Quran dan Hadist.
Apakah tulisan seseorang (seorang manusia)  yang bahkan kita sendiri tidak mengenalnya, mengalahkan Al-quran dan Hadist, Yakinkanlah dengan hati kita, bukan pikiran kita. Allah berfirman dalam Al-Quran (QS 4:140)  Dan sungguh Allah telah menurunkan kepada kamu di dalam Al Qur&#039;an bahwa apabila kamu mendengar ayat-ayat Allah diingkari dan diperolok-olokkan (oleh orang-orang kafir), maka janganlah kamu duduk beserta mereka, sehingga mereka memasuki pembicaraan yang lain. Karena sesungguhnya (kalau kamu berbuat demikian), tentulah kamu serupa dengan mereka. Sesungguhnya Allah akan mengumpulkan semua orang-orang munafik dan orang-orang kafir di dalam Jahanam&quot;

Semoga kita tidak membuang waktu yang sangat berharga ini dengan sia-sia hanya untuk memperdebatkan masalah yang dimana akal kita sbg manusia tidak mampu untuk menjangkaunya.</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Manusia terbahagi kepada tiga golongan apabila berbicara berkenaan syaitan, Iblis dan Jin:</p>
<p>1. Mereka yang menafikannya, iaitu mereka yang berkata makhluk ghaib tidak wujud kerana tidak dapat dibuktikan oleh ilmu sains. Maka golongan ini menafikan kewujudan syaitan. Seterusnya mereka mendakwa bahawa yang wujud hanyalah kedudukan jiwa seseorang. Jika jiwanya mengarah kepada yang baik, maka itu adalah jiwa malaikat. Sebaliknya jika jiwanya mengarah kepada yang buruk, maka itu adalah jiwa syaitan. Maka syaitan hanyalah satu gelaran bagi manusia yang lazim berbuat jahat dan keburukan. </p>
<p>2. Mereka yang menokok-tambahnya, iaitu mereka yang membuat-buat pelbagai cerita berkenaan makhluk ghaib sehingga membingungkan makhluk ghaib itu sendiri. Berkenaan asal-usul syaitan umpamanya, mereka membuat cerita bahawa iblis itu asalnya makhluk yang rajin beribadah selama ribuan tahun. Ada yang membuat cerita bahawa iblis ialah penjaga langit atau penjaga syurga. Banyak lagi cerita yang dibuat sehingga jika dihimpun semuanya, nescaya dapat menghasilkan sebuah buku yang tebal. </p>
<p>3. Mereka yang berbicara tentangnya berdasarkan petunjuk wahyu, iaitu mereka yang menahan diri dari berbicara berkenaan makhluk ghaib kecuali terhadap apa yang dikhabarkan oleh al-Qur’an dan al-Sunnah yang sahih. Perkhabaran tersebut diterima sebagaimana adanya tanpa ditambah, dikurang atau diubahsuai maksudnya. </p>
<p>//<br />
Sekarang tergantung anda termasuk kelompok manusia yang mana&#8230;?<br />
Karena saya Islam, kita bicara menurut Islam, kenapa saya memilih Islam..? karena saya Yakin.., dalam Islam Allah itu ada, tapi apakah saya bisa melihatnya&#8230;? saya belum pernah melihatnya, lalu kenapa saya percaya, bukankah hal itu tidak masuk akal&#8230;? logikanya mudah. bagi anda yang haus akan penjelasan secara ilmiah, padahal sebetulnya hal itu diluar jangkauan akal pikiran manusia, tapi akan saya coba semampu saya untuk menjelaskan.</p>
<p>Begini..,<br />
Kalau ada pertanyaan, apakah anda percaya kalau sakit itu ada..? saya yakin semua manusia akan jawab percaya, walaupun sampai detik ini belum ada yang bisa membuktikan wujudnya sakit.<br />
Lalu Angin.., Semua menusia percaya kalau angin itu ada, tapi hingga detik ini, saya yakin belum ada yang tahu wujudnya angin seperti apa..,</p>
<p>Allah menciptakan jin dan manusia hanya untuk beribadah kepadaNya, itu tertuang dalam alquran “Dan tidaklah aku ciptakan jin dan manusia untuk beribadah kepada-Ku”<br />
(QS. Adz-Dzariyat : 56).</p>
<p>Tentunya segala sesuatu yang diluar nalar kita sebagai manusia kita kembalikan kepada Allah dan rosulnya dalam hal ini Al-Quran dan Hadist.<br />
Apakah tulisan seseorang (seorang manusia)  yang bahkan kita sendiri tidak mengenalnya, mengalahkan Al-quran dan Hadist, Yakinkanlah dengan hati kita, bukan pikiran kita. Allah berfirman dalam Al-Quran (QS 4:140)  Dan sungguh Allah telah menurunkan kepada kamu di dalam Al Qur&#8217;an bahwa apabila kamu mendengar ayat-ayat Allah diingkari dan diperolok-olokkan (oleh orang-orang kafir), maka janganlah kamu duduk beserta mereka, sehingga mereka memasuki pembicaraan yang lain. Karena sesungguhnya (kalau kamu berbuat demikian), tentulah kamu serupa dengan mereka. Sesungguhnya Allah akan mengumpulkan semua orang-orang munafik dan orang-orang kafir di dalam Jahanam&#8221;</p>
<p>Semoga kita tidak membuang waktu yang sangat berharga ini dengan sia-sia hanya untuk memperdebatkan masalah yang dimana akal kita sbg manusia tidak mampu untuk menjangkaunya.</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>Oleh: deckill</title>
		<link>http://setanhantu.wordpress.com/2007/11/05/jin-dalam-kisah-al-quran-bukan-mahluk-gaib/#comment-171</link>
		<dc:creator>deckill</dc:creator>
		<pubDate>Thu, 29 Jan 2009 18:45:29 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://setanhantu.wordpress.com/2007/11/05/jin-dalam-kisah-al-quran-bukan-mahluk-gaib/#comment-171</guid>
		<description>kalo kita hanya sekedar membaca dalam buku ato sebuah film film horor apakah bisa di sama kan dengan yang pernah mengalami nya?  dan apakah sob sendiri sudah pernah mengalami sesuatu hal yang ganjil selama ini apa lagi pernah mengalami melihat dengan yang gaib dari sekian manusia hanya sedikit yang pernah mengalami nya. 

kalo kita hanya bisa membaca dan berpikir segala sesuatu nya dan mempercayai sesuatu yang kita yakini ... yang saya ingin tanya kan kepada sob apakah sob juga percaya dengan sang pencipta ? lalu apa diskripsi tentang sang pencipta lalu kenapa kita harus mempercayai keberadaan nya? kalo mahluk gaib aja kita ngga percaya dan ngga ada karna sebuah referensi dari sebuah buku apakah kita pernah berpikir adakah manusia yang berani mereferensi kan keberadaan sang pencipta bukan hanya semua mahluk ciptaan nya aja ? ... 

coba lihat kembali tentang rukun iman dalam islam : tentang iman kepada Allah, iman kepada malaikat . apakah menurut sob Allah dan malaikat juga bisa di kata kan nyata kalo mau mencari sebuah kebenaran tentang yang gaib jangan tanggung dan yang kecil seperti setan dan jin kenapa ngga cari yang besar aja.

saya yakin jika sob bisa mereferesinkan dan mendefinisikan tentang Allah dan malaikat yang di yakini oleh umat Islam ke dalam sebuah buku akan menjadi best seller sepanjang masa. 

salam damai ^^</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>kalo kita hanya sekedar membaca dalam buku ato sebuah film film horor apakah bisa di sama kan dengan yang pernah mengalami nya?  dan apakah sob sendiri sudah pernah mengalami sesuatu hal yang ganjil selama ini apa lagi pernah mengalami melihat dengan yang gaib dari sekian manusia hanya sedikit yang pernah mengalami nya. </p>
<p>kalo kita hanya bisa membaca dan berpikir segala sesuatu nya dan mempercayai sesuatu yang kita yakini &#8230; yang saya ingin tanya kan kepada sob apakah sob juga percaya dengan sang pencipta ? lalu apa diskripsi tentang sang pencipta lalu kenapa kita harus mempercayai keberadaan nya? kalo mahluk gaib aja kita ngga percaya dan ngga ada karna sebuah referensi dari sebuah buku apakah kita pernah berpikir adakah manusia yang berani mereferensi kan keberadaan sang pencipta bukan hanya semua mahluk ciptaan nya aja ? &#8230; </p>
<p>coba lihat kembali tentang rukun iman dalam islam : tentang iman kepada Allah, iman kepada malaikat . apakah menurut sob Allah dan malaikat juga bisa di kata kan nyata kalo mau mencari sebuah kebenaran tentang yang gaib jangan tanggung dan yang kecil seperti setan dan jin kenapa ngga cari yang besar aja.</p>
<p>saya yakin jika sob bisa mereferesinkan dan mendefinisikan tentang Allah dan malaikat yang di yakini oleh umat Islam ke dalam sebuah buku akan menjadi best seller sepanjang masa. </p>
<p>salam damai ^^</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>Oleh: npherryanto</title>
		<link>http://setanhantu.wordpress.com/2007/11/05/jin-dalam-kisah-al-quran-bukan-mahluk-gaib/#comment-120</link>
		<dc:creator>npherryanto</dc:creator>
		<pubDate>Mon, 07 Jan 2008 05:37:29 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://setanhantu.wordpress.com/2007/11/05/jin-dalam-kisah-al-quran-bukan-mahluk-gaib/#comment-120</guid>
		<description>Wah berat juga nih topiknya. Tapi sgt mnarik 
buat saya yg tidak percaya ama hantu-hantuan (mungkin lebih tepatnya...tidak mau percaya). 
Walau ada yg kurang ilmiah, dangkal dan tendensius tapi stidaknya ada bebrapa poin yg saya bisa terima dari bung irw.

Dengan hanya berdasar pada satu buku (The Religion of Islam, Ahmadiyya Anjuman Isha’at Islam, USA, Sixth Edition (Revised) 1990) tentu belum cukup kuat untuk membuat suatu argumen yg melawan mainstrem. Juga perlu dikaji lebih jauh siapa dan bagaimana seorang Maulana Muhammad Ali, termasuk background dan motivasinya dalam menulis buku tsb.

Coba bung irw cari dan baca buku lainnya, baik yang senafas ataupun berlawanan dgn gagasan anda. Baru kita akan dapatkan penilaian lengkap dan objektif serta tidak terkesan naif.
Hati-hati juga dgn masalah KEPERCAYAAN apalagi bicara ttg sebuah kitab suci. Perlu wawasan, ilmu dan kearifan tingkat tinggi untuk membedahnya. Tidak bisa asal comot satu ayat untuk menjelaskan berbagai hal yang kompleks.

Saya sgt tertarik dg argumen bhw hantu hanya ada di dlm pikiran manusia. Lagipula sudah banyak mitos dan kepercayaan jadul yg telah terjawab oleh kemajuan iptek. Mis: Petir ternyata bukan gelegar amarah sang dewa atau sang naga mlainkan fenomena elektromagnetik yg sdh dpt dijlaskan secara ilmiah. Tapi masih banyak lagi yg masih misterius. Kemmpuan manusia untuk menjelaskan berbagai fenomena sgtlah terbatas. 
Karena tidak bisa dengan logos (otak) maka dicarilah jawaban yg di luar akal tapi mampu memuaskan(paling tdk untuk sbagian orang). Disinilah lahir mitos dan kepercayaan.

Saat ini banyak hal kontradiktif antara ilmu dan kepercayaan. Sebut saja asal usul manusia versi darwin vs versi berbagai kitab suci (any religion). Ato teori pembentukan alam semesta versi gang bang vs kunfayakun. Sampai kapan semua ini bisa diketemukan atau akan selamanya berlawanan???

Dari berbagai comment di atas juga ada inkonsistensi . Ambil contoh: statement bhw jin ada dan hidup di alamnynya sendiri  (Daud) vs jin afrit dg obornya (ahmad).

So mari kita kaji lebih dlm lagi dg pemahaman lebih luas dan tanpa tendensi sebelumnya.

Selamat berpikir merdeka...

&lt;strong&gt;iRW: anda benar, saya masih cari buku tapi kesulitannya adalah buku-buku tsb mungkin adanya di LN dan harganya mahal. Kalau yang di Indonesia sih isinya seragam semua: &quot;jin itu ada karena dibahas dalam al quran&quot;.&lt;/strong&gt;</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Wah berat juga nih topiknya. Tapi sgt mnarik<br />
buat saya yg tidak percaya ama hantu-hantuan (mungkin lebih tepatnya&#8230;tidak mau percaya).<br />
Walau ada yg kurang ilmiah, dangkal dan tendensius tapi stidaknya ada bebrapa poin yg saya bisa terima dari bung irw.</p>
<p>Dengan hanya berdasar pada satu buku (The Religion of Islam, Ahmadiyya Anjuman Isha’at Islam, USA, Sixth Edition (Revised) 1990) tentu belum cukup kuat untuk membuat suatu argumen yg melawan mainstrem. Juga perlu dikaji lebih jauh siapa dan bagaimana seorang Maulana Muhammad Ali, termasuk background dan motivasinya dalam menulis buku tsb.</p>
<p>Coba bung irw cari dan baca buku lainnya, baik yang senafas ataupun berlawanan dgn gagasan anda. Baru kita akan dapatkan penilaian lengkap dan objektif serta tidak terkesan naif.<br />
Hati-hati juga dgn masalah KEPERCAYAAN apalagi bicara ttg sebuah kitab suci. Perlu wawasan, ilmu dan kearifan tingkat tinggi untuk membedahnya. Tidak bisa asal comot satu ayat untuk menjelaskan berbagai hal yang kompleks.</p>
<p>Saya sgt tertarik dg argumen bhw hantu hanya ada di dlm pikiran manusia. Lagipula sudah banyak mitos dan kepercayaan jadul yg telah terjawab oleh kemajuan iptek. Mis: Petir ternyata bukan gelegar amarah sang dewa atau sang naga mlainkan fenomena elektromagnetik yg sdh dpt dijlaskan secara ilmiah. Tapi masih banyak lagi yg masih misterius. Kemmpuan manusia untuk menjelaskan berbagai fenomena sgtlah terbatas.<br />
Karena tidak bisa dengan logos (otak) maka dicarilah jawaban yg di luar akal tapi mampu memuaskan(paling tdk untuk sbagian orang). Disinilah lahir mitos dan kepercayaan.</p>
<p>Saat ini banyak hal kontradiktif antara ilmu dan kepercayaan. Sebut saja asal usul manusia versi darwin vs versi berbagai kitab suci (any religion). Ato teori pembentukan alam semesta versi gang bang vs kunfayakun. Sampai kapan semua ini bisa diketemukan atau akan selamanya berlawanan???</p>
<p>Dari berbagai comment di atas juga ada inkonsistensi . Ambil contoh: statement bhw jin ada dan hidup di alamnynya sendiri  (Daud) vs jin afrit dg obornya (ahmad).</p>
<p>So mari kita kaji lebih dlm lagi dg pemahaman lebih luas dan tanpa tendensi sebelumnya.</p>
<p>Selamat berpikir merdeka&#8230;</p>
<p><strong>iRW: anda benar, saya masih cari buku tapi kesulitannya adalah buku-buku tsb mungkin adanya di LN dan harganya mahal. Kalau yang di Indonesia sih isinya seragam semua: &#8220;jin itu ada karena dibahas dalam al quran&#8221;.</strong></p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>Oleh: jadisatu</title>
		<link>http://setanhantu.wordpress.com/2007/11/05/jin-dalam-kisah-al-quran-bukan-mahluk-gaib/#comment-106</link>
		<dc:creator>jadisatu</dc:creator>
		<pubDate>Wed, 26 Dec 2007 09:30:22 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://setanhantu.wordpress.com/2007/11/05/jin-dalam-kisah-al-quran-bukan-mahluk-gaib/#comment-106</guid>
		<description>ada maupun tiada sama saja, akhirnya jadisatu</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>ada maupun tiada sama saja, akhirnya jadisatu</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>Oleh: Perbedaan Tuhan dengan Jin (Mahluk halus) &#171; setan, jin dan hantu &#8230;.. hanya imajinasi!</title>
		<link>http://setanhantu.wordpress.com/2007/11/05/jin-dalam-kisah-al-quran-bukan-mahluk-gaib/#comment-54</link>
		<dc:creator>Perbedaan Tuhan dengan Jin (Mahluk halus) &#171; setan, jin dan hantu &#8230;.. hanya imajinasi!</dc:creator>
		<pubDate>Fri, 23 Nov 2007 09:50:36 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://setanhantu.wordpress.com/2007/11/05/jin-dalam-kisah-al-quran-bukan-mahluk-gaib/#comment-54</guid>
		<description>[...] 23, 2007 &#183; No Comments  Ada seorang pengunjung yang salah paham dengan tulisan saya di blog ini: salam kenal saya juga tidak sependapat makhluk [...]</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>[...] 23, 2007 &middot; No Comments  Ada seorang pengunjung yang salah paham dengan tulisan saya di blog ini: salam kenal saya juga tidak sependapat makhluk [...]</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>Oleh: rery</title>
		<link>http://setanhantu.wordpress.com/2007/11/05/jin-dalam-kisah-al-quran-bukan-mahluk-gaib/#comment-53</link>
		<dc:creator>rery</dc:creator>
		<pubDate>Tue, 20 Nov 2007 07:21:06 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://setanhantu.wordpress.com/2007/11/05/jin-dalam-kisah-al-quran-bukan-mahluk-gaib/#comment-53</guid>
		<description>salam kenal
saya juga tidak sependapat makhluk Allah yg satu itu ndak ada.
masalahnya juga kita belum bisa melihatnya...
tapi kalau tidak percaya ya gak papa..
yg jadi masalah apakah anda juga percaya bahwa Allah itu tidak ada karena cuma satu hal alasan karena tidak bisa melihatnya.
banyak uraian dan terjemahan serta tafsir saat ini jadi hati-hatilah jangan percaya begitu saja, coba baca lagi Alquran &amp; hadits baca pula perkara turunnya dan hubungannya insyaallah kita mendapat pencahayaanNya...amien


&lt;strong&gt;IRW: saya jawab pada post tersendiri ya&lt;/strong&gt;</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>salam kenal<br />
saya juga tidak sependapat makhluk Allah yg satu itu ndak ada.<br />
masalahnya juga kita belum bisa melihatnya&#8230;<br />
tapi kalau tidak percaya ya gak papa..<br />
yg jadi masalah apakah anda juga percaya bahwa Allah itu tidak ada karena cuma satu hal alasan karena tidak bisa melihatnya.<br />
banyak uraian dan terjemahan serta tafsir saat ini jadi hati-hatilah jangan percaya begitu saja, coba baca lagi Alquran &amp; hadits baca pula perkara turunnya dan hubungannya insyaallah kita mendapat pencahayaanNya&#8230;amien</p>
<p><strong>IRW: saya jawab pada post tersendiri ya</strong></p>
]]></content:encoded>
	</item>
</channel>
</rss>
