<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:georss="http://www.georss.org/georss" xmlns:geo="http://www.w3.org/2003/01/geo/wgs84_pos#" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/"
		>
<channel>
	<title>Komentar di: Penafsiran Saya Mengenai Iblis (update 27/11/2007)</title>
	<atom:link href="http://setanhantu.wordpress.com/2007/11/25/penafsiran-saya-mengenai-iblis/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://setanhantu.wordpress.com/2007/11/25/penafsiran-saya-mengenai-iblis/</link>
	<description></description>
	<lastBuildDate>Sat, 31 Oct 2009 10:20:53 +0000</lastBuildDate>
	<generator>http://wordpress.com/</generator>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
		<item>
		<title>Oleh: olads</title>
		<link>http://setanhantu.wordpress.com/2007/11/25/penafsiran-saya-mengenai-iblis/#comment-196</link>
		<dc:creator>olads</dc:creator>
		<pubDate>Fri, 23 Oct 2009 20:11:07 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://setanhantu.wordpress.com/2007/11/25/penafsiran-saya-mengenai-iblis/#comment-196</guid>
		<description>&quot;Dan perumpamaan-perumpamaan ini Kami buatkan untuk manusia, dan tidak ada yang mengetahuinya kecuali orang yang berpengetahuan &quot;(QS 29:43).

Ayat tsb diatas yang dimaksud berpengetahuan tentu pengetahuan yang hakiki, tidak cukup pengetahun karena diberitahu oleh Alqur&#039;an.

Pengetahuan hakiki yakni perkembangan lebih lanjut dan mendalam, yang muatannya lebih dari sekedar konteks dan tafsir, namun lebih dari itu pengetahuan yng bersumber dari hati nurani.

Jika pengetahuan dalam ayat tsb seperti yang ditafsirkan oleh penulis, maka alangkah rendahnya dan sangat terbatas firman Tuhan tsb, padahal dengan perumpamaan tsb  diharapkan manusia mampu mengenal lebih jauh kearah kebenaran yang nyata dan kongkrit maupun yang abstrak dalam sebenarnya(hakiki). 

Yakni kebenaran yang ditunjukan oleh Tuhan kepada manusia melalui bukti nyata disekitar kita dan dalam hati nuraninya, sedang Alqur&#039;an hanyalah petunjuk ang megarahkan saja.

Bila syetan dikatakan ada dalam tubuh manusia adalah sebuah teks saja agar memudahkan cara berfikir manusia, karena sesungguhnya yang ada dalam diri manusia adalah hawa nafsu sebagai kendaraannya  syetan.

Syetan sendiri tidak lah berbentuk makhluq tersendiri sepertihal nya malaikat, karena wujud syetan adalah sesungguhnya manusia dan jin, yaitu dikala manusia hawa nafsunya dikuasai oleh pengaruh buruk, dan pengaruh tsb disebut syetan, jadi syetan lebih pas bila disebut profesi, pengaruh, hawa, dsb.

Baik syetan, jin iblis malaikat, dan Tuhan sekalipun hanya unsurnya saja yang ada dalam diri manusia. Malaikat yang diciptakan dari cahaya tidak mempunyai unsur api/panas /nafsu(syetan). Sedangkan manusia mempunyai unsur panas/api dalam nafsunya, selain unsur, tanah air dan udara.

Demikian pula iblis yng bernama Idzazil, yang tiba-tiba disebut dalam ayat Alquran sebagai pembangkang, asalnya tidaklah demikian, karena Tuhan ceritanya hanya mengumpulkan para malaikat, dan iblis sebelum pembangakangan adalah sesungguhnya adalah makhluq jin yang sangat taat sehingga sejajar dengan malaikat, sehingga disebut berada di golongan para malaikat.

Idzazil yang membangkang untuk sujud kepada Adam, maka disebut IBLIS, berasa dari kata &quot;iblas&quot;, yang artinya terputus dari rahmat.

Setiap makluq ciptaan Allah, spesifikasi sifat dan karakternya dapat dikenali melai jenisnya.

Malikat arti katanya yaitu pesuruh Allah yang hidup di alam malakut, sebagai pesuruh dan pengemban tugas yang taat, diciptakan dari cahaya.

Jin arti katanya yaitu &quot;tersembunyi/menutup/tertutup&quot;, yakni tersembunyi dari pandangan manusia karena berbeda dimensi getaran/frekewensi(Hertz) nya dengan manusia, dan diciptakan dari api(api saja),  alam kehidupannya bersama-sama dengan alam manusia.

Syetan arti katanya menjauh, yakni suatu sifat yang berlawanan /menjauh dari kebenaran Allah. Syetan  tidak berbentuk makhluq, tapi lebih merupakan kata sifat yang bisa berada pada makhluq Tuhan yang mempunyai unsur api, dan syetan diciptakan dari &quot;nyala api yang sangat panas&quot;, sangat berbeda dengan jin yang dari api saja. 

Syetan berkendaraan melalui hawa nafsu manusia masuk melalui aliran-aliran darah dan bereaksi bila di dalam sel-sel darah manusia terdapat zat syahwat-syahwat yang berasal dari sari makanan. 

Bila manusia berpuasa menahan lapar dan cukup nasi dan air putih saja, sebagai contoh dari 3 s/d 7 hari,  maka dalam tubuhnya tidak terdapat zat makanan yang mengandung syahwat, karena di dalam tubuh tidak terdapat zat pembakaran dari sari-2 makanan, seperti lauk pauk, garam dan gula, sehingga akan terasa lemas dan emosipun tidak akan mampu.  

Manusia maklhluq terakhir yang diciptakan dari seluruh unsur makluq Tuhan termasuk unsur sifat-2 Tuhan itu sendiri ada di dalamnya yang disebut fitrah(baik, suci dan benar). 

Dalam Alquran disebutkan bahan materi manusia adalah 4 unsur(7 proses), yaitu tanah, air, udara, dan api/panas. 

Unsur tanah dan air menjadikan jasad, unsur panas dan udara sebagai media Ruh(ruhani).
Manusia yang kehilangan unsur udara dan panas, maka yang tersisa hanya unsur tanah dan air, sehingga  menjadi kaku dan dingin yang disebut mayat. 

Menggali pengetahuan tentang makhluq Allah seperti yang dikatakan dalam ayat &quot;............kecuali orang-2 yang berpengatuhan.........&quot;, adalah penggalian dengan keseluruhan secara global baik dari segi disiplin berbagai ilmu pengatahuan terutama biologi, fisika metafisika, teknologi, maka  akan lebih jelas dan terbukti nyata dalam, kebenaran yang tak terbantahkan, tidak cukup hanya dengan membahas dan pendapat argumen melalui daya fikir yang terbatas. 

Sebab manusia mempunyai potensi yang sangat spetakuler dan universal dalam kelangkapan dirinya sebagai microcosmos, yang disebut serajat mulia. Alam jagat raya ssebagai macrocosmos adalah merupakan partner hidup manusia yang akan melayani kebutuhannya, dimana sunatullah(hukum alam) telah menjadi patokan yang absolut tak bergeser sepermilyar milipun, dan telah ditunjukan oleh Tuhan(Hudan) di dalam Alqur&#039;an.

Sehingga Allah berfirman :
&quot;Sesungguhnya di alam jagat raya ini terdapat tanda-tanda bagi yang yakin , begitu pula pada diri mu, mengapa tidak kamu perhatikan&quot; .

Tuhan telah sampaikan seperti ayat diatas agar manusia menggunakan aqal fikirannya tidak hanya sekedar dan terbatas dengan egoisme, dan merasa paling benar.  Tetapi ayat diatas telah mengisyaratkan kepada manusia untuk memperhatikan dirinya ke arah bukti yang lebih nyata absolut dan tak terbantahkan, sehingga meyakini dengan haqulyakin bahwa Tuhan tidaklah sia-sia dalam segala penciptaannya.</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>&#8220;Dan perumpamaan-perumpamaan ini Kami buatkan untuk manusia, dan tidak ada yang mengetahuinya kecuali orang yang berpengetahuan &#8220;(QS 29:43).</p>
<p>Ayat tsb diatas yang dimaksud berpengetahuan tentu pengetahuan yang hakiki, tidak cukup pengetahun karena diberitahu oleh Alqur&#8217;an.</p>
<p>Pengetahuan hakiki yakni perkembangan lebih lanjut dan mendalam, yang muatannya lebih dari sekedar konteks dan tafsir, namun lebih dari itu pengetahuan yng bersumber dari hati nurani.</p>
<p>Jika pengetahuan dalam ayat tsb seperti yang ditafsirkan oleh penulis, maka alangkah rendahnya dan sangat terbatas firman Tuhan tsb, padahal dengan perumpamaan tsb  diharapkan manusia mampu mengenal lebih jauh kearah kebenaran yang nyata dan kongkrit maupun yang abstrak dalam sebenarnya(hakiki). </p>
<p>Yakni kebenaran yang ditunjukan oleh Tuhan kepada manusia melalui bukti nyata disekitar kita dan dalam hati nuraninya, sedang Alqur&#8217;an hanyalah petunjuk ang megarahkan saja.</p>
<p>Bila syetan dikatakan ada dalam tubuh manusia adalah sebuah teks saja agar memudahkan cara berfikir manusia, karena sesungguhnya yang ada dalam diri manusia adalah hawa nafsu sebagai kendaraannya  syetan.</p>
<p>Syetan sendiri tidak lah berbentuk makhluq tersendiri sepertihal nya malaikat, karena wujud syetan adalah sesungguhnya manusia dan jin, yaitu dikala manusia hawa nafsunya dikuasai oleh pengaruh buruk, dan pengaruh tsb disebut syetan, jadi syetan lebih pas bila disebut profesi, pengaruh, hawa, dsb.</p>
<p>Baik syetan, jin iblis malaikat, dan Tuhan sekalipun hanya unsurnya saja yang ada dalam diri manusia. Malaikat yang diciptakan dari cahaya tidak mempunyai unsur api/panas /nafsu(syetan). Sedangkan manusia mempunyai unsur panas/api dalam nafsunya, selain unsur, tanah air dan udara.</p>
<p>Demikian pula iblis yng bernama Idzazil, yang tiba-tiba disebut dalam ayat Alquran sebagai pembangkang, asalnya tidaklah demikian, karena Tuhan ceritanya hanya mengumpulkan para malaikat, dan iblis sebelum pembangakangan adalah sesungguhnya adalah makhluq jin yang sangat taat sehingga sejajar dengan malaikat, sehingga disebut berada di golongan para malaikat.</p>
<p>Idzazil yang membangkang untuk sujud kepada Adam, maka disebut IBLIS, berasa dari kata &#8220;iblas&#8221;, yang artinya terputus dari rahmat.</p>
<p>Setiap makluq ciptaan Allah, spesifikasi sifat dan karakternya dapat dikenali melai jenisnya.</p>
<p>Malikat arti katanya yaitu pesuruh Allah yang hidup di alam malakut, sebagai pesuruh dan pengemban tugas yang taat, diciptakan dari cahaya.</p>
<p>Jin arti katanya yaitu &#8220;tersembunyi/menutup/tertutup&#8221;, yakni tersembunyi dari pandangan manusia karena berbeda dimensi getaran/frekewensi(Hertz) nya dengan manusia, dan diciptakan dari api(api saja),  alam kehidupannya bersama-sama dengan alam manusia.</p>
<p>Syetan arti katanya menjauh, yakni suatu sifat yang berlawanan /menjauh dari kebenaran Allah. Syetan  tidak berbentuk makhluq, tapi lebih merupakan kata sifat yang bisa berada pada makhluq Tuhan yang mempunyai unsur api, dan syetan diciptakan dari &#8220;nyala api yang sangat panas&#8221;, sangat berbeda dengan jin yang dari api saja. </p>
<p>Syetan berkendaraan melalui hawa nafsu manusia masuk melalui aliran-aliran darah dan bereaksi bila di dalam sel-sel darah manusia terdapat zat syahwat-syahwat yang berasal dari sari makanan. </p>
<p>Bila manusia berpuasa menahan lapar dan cukup nasi dan air putih saja, sebagai contoh dari 3 s/d 7 hari,  maka dalam tubuhnya tidak terdapat zat makanan yang mengandung syahwat, karena di dalam tubuh tidak terdapat zat pembakaran dari sari-2 makanan, seperti lauk pauk, garam dan gula, sehingga akan terasa lemas dan emosipun tidak akan mampu.  </p>
<p>Manusia maklhluq terakhir yang diciptakan dari seluruh unsur makluq Tuhan termasuk unsur sifat-2 Tuhan itu sendiri ada di dalamnya yang disebut fitrah(baik, suci dan benar). </p>
<p>Dalam Alquran disebutkan bahan materi manusia adalah 4 unsur(7 proses), yaitu tanah, air, udara, dan api/panas. </p>
<p>Unsur tanah dan air menjadikan jasad, unsur panas dan udara sebagai media Ruh(ruhani).<br />
Manusia yang kehilangan unsur udara dan panas, maka yang tersisa hanya unsur tanah dan air, sehingga  menjadi kaku dan dingin yang disebut mayat. </p>
<p>Menggali pengetahuan tentang makhluq Allah seperti yang dikatakan dalam ayat &#8220;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;kecuali orang-2 yang berpengatuhan&#8230;&#8230;&#8230;&#8221;, adalah penggalian dengan keseluruhan secara global baik dari segi disiplin berbagai ilmu pengatahuan terutama biologi, fisika metafisika, teknologi, maka  akan lebih jelas dan terbukti nyata dalam, kebenaran yang tak terbantahkan, tidak cukup hanya dengan membahas dan pendapat argumen melalui daya fikir yang terbatas. </p>
<p>Sebab manusia mempunyai potensi yang sangat spetakuler dan universal dalam kelangkapan dirinya sebagai microcosmos, yang disebut serajat mulia. Alam jagat raya ssebagai macrocosmos adalah merupakan partner hidup manusia yang akan melayani kebutuhannya, dimana sunatullah(hukum alam) telah menjadi patokan yang absolut tak bergeser sepermilyar milipun, dan telah ditunjukan oleh Tuhan(Hudan) di dalam Alqur&#8217;an.</p>
<p>Sehingga Allah berfirman :<br />
&#8220;Sesungguhnya di alam jagat raya ini terdapat tanda-tanda bagi yang yakin , begitu pula pada diri mu, mengapa tidak kamu perhatikan&#8221; .</p>
<p>Tuhan telah sampaikan seperti ayat diatas agar manusia menggunakan aqal fikirannya tidak hanya sekedar dan terbatas dengan egoisme, dan merasa paling benar.  Tetapi ayat diatas telah mengisyaratkan kepada manusia untuk memperhatikan dirinya ke arah bukti yang lebih nyata absolut dan tak terbantahkan, sehingga meyakini dengan haqulyakin bahwa Tuhan tidaklah sia-sia dalam segala penciptaannya.</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>Oleh: lingkarluar</title>
		<link>http://setanhantu.wordpress.com/2007/11/25/penafsiran-saya-mengenai-iblis/#comment-158</link>
		<dc:creator>lingkarluar</dc:creator>
		<pubDate>Wed, 22 Oct 2008 05:05:01 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://setanhantu.wordpress.com/2007/11/25/penafsiran-saya-mengenai-iblis/#comment-158</guid>
		<description>Dan perumpamaan-perumpamaan ini Kami buatkan untuk manusia, dan tidak ada yang mengetahuinya kecuali orang yang berpengetahuan (QS 29:43).

Apakah Anda yang dimaksudkan Tuhan dengan ORANG YANG BERPENGETAHUAN sehingga menafsiri sendiri semaunya Anda? Kalau Anda bisa membuktikan bahwa Andalah yang dimaksudkan. Akan saya cium telapak kaki anda dan aku akan menjadi pengikut setia sampai selama-lamanya.

&lt;strong&gt;IRW: berpengetahuan kan artinya mengetahui. dalam konteks tulisan saya, tentu saja saya mengetahui bahwa Iblis ada di dalam hati manusia, bukan di luar. iblis adalah sifat bukan mahluk. Terus hubungannya apa dengan niat anda mau cium kaki? dalam diskusi yang diperlukan cara berpikir, bukan hal lain. kalau buat anda tulisan saya terlalu sulit dimengerti ya sudah, tetap saja anda hidup dengan menganggap ada iblis di luar anda yang selalu &quot;mengawasi&quot; anda. pengetahuan bisa datang karena suka bertanya dari orang lain atau suka membaca buku. dengan pengetahuan yang saya punya saya mencoba menganalisis mengenai iblis dan lain-lain. begitu kan?&lt;/strong&gt;</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Dan perumpamaan-perumpamaan ini Kami buatkan untuk manusia, dan tidak ada yang mengetahuinya kecuali orang yang berpengetahuan (QS 29:43).</p>
<p>Apakah Anda yang dimaksudkan Tuhan dengan ORANG YANG BERPENGETAHUAN sehingga menafsiri sendiri semaunya Anda? Kalau Anda bisa membuktikan bahwa Andalah yang dimaksudkan. Akan saya cium telapak kaki anda dan aku akan menjadi pengikut setia sampai selama-lamanya.</p>
<p><strong>IRW: berpengetahuan kan artinya mengetahui. dalam konteks tulisan saya, tentu saja saya mengetahui bahwa Iblis ada di dalam hati manusia, bukan di luar. iblis adalah sifat bukan mahluk. Terus hubungannya apa dengan niat anda mau cium kaki? dalam diskusi yang diperlukan cara berpikir, bukan hal lain. kalau buat anda tulisan saya terlalu sulit dimengerti ya sudah, tetap saja anda hidup dengan menganggap ada iblis di luar anda yang selalu &#8220;mengawasi&#8221; anda. pengetahuan bisa datang karena suka bertanya dari orang lain atau suka membaca buku. dengan pengetahuan yang saya punya saya mencoba menganalisis mengenai iblis dan lain-lain. begitu kan?</strong></p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>Oleh: helmiyahya</title>
		<link>http://setanhantu.wordpress.com/2007/11/25/penafsiran-saya-mengenai-iblis/#comment-146</link>
		<dc:creator>helmiyahya</dc:creator>
		<pubDate>Wed, 02 Apr 2008 02:08:56 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://setanhantu.wordpress.com/2007/11/25/penafsiran-saya-mengenai-iblis/#comment-146</guid>
		<description>kok jadi tidak fokus ya, tapi topiknya memang kurang ada urgensinya dalam kehidupan maupun keimanan kami. Cukup menarik utk disimak</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>kok jadi tidak fokus ya, tapi topiknya memang kurang ada urgensinya dalam kehidupan maupun keimanan kami. Cukup menarik utk disimak</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>Oleh: schizoparnoa</title>
		<link>http://setanhantu.wordpress.com/2007/11/25/penafsiran-saya-mengenai-iblis/#comment-145</link>
		<dc:creator>schizoparnoa</dc:creator>
		<pubDate>Tue, 18 Mar 2008 15:02:47 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://setanhantu.wordpress.com/2007/11/25/penafsiran-saya-mengenai-iblis/#comment-145</guid>
		<description>ijin menyimak ah, .......</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>ijin menyimak ah, &#8230;&#8230;.</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>Oleh: npherryanto</title>
		<link>http://setanhantu.wordpress.com/2007/11/25/penafsiran-saya-mengenai-iblis/#comment-123</link>
		<dc:creator>npherryanto</dc:creator>
		<pubDate>Mon, 07 Jan 2008 09:51:47 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://setanhantu.wordpress.com/2007/11/25/penafsiran-saya-mengenai-iblis/#comment-123</guid>
		<description>wah...bung irw dapet jab beruntun nih

Jangan mudur bung..pasng double cover sambil lepas upper cut.

Makasih ma bung sofyan yg da bilang CELAKALAH UMATKU YANG HANYA HOBBY MEMBACA TETAPI TIDAK HOBBY BERPIKIR. Memang teks bukan sekedar untuk dibaca tapi untuk dipikirkan.

Selamat berpikir merdeka...</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>wah&#8230;bung irw dapet jab beruntun nih</p>
<p>Jangan mudur bung..pasng double cover sambil lepas upper cut.</p>
<p>Makasih ma bung sofyan yg da bilang CELAKALAH UMATKU YANG HANYA HOBBY MEMBACA TETAPI TIDAK HOBBY BERPIKIR. Memang teks bukan sekedar untuk dibaca tapi untuk dipikirkan.</p>
<p>Selamat berpikir merdeka&#8230;</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>Oleh: jadisatu</title>
		<link>http://setanhantu.wordpress.com/2007/11/25/penafsiran-saya-mengenai-iblis/#comment-105</link>
		<dc:creator>jadisatu</dc:creator>
		<pubDate>Wed, 26 Dec 2007 09:26:45 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://setanhantu.wordpress.com/2007/11/25/penafsiran-saya-mengenai-iblis/#comment-105</guid>
		<description>hehehehe....
mantap kang, berfikir aja terus...... 
hanya orang2 yang berfikir yang mendapatkan petunjuk. (syaratnya harus berperasangka baik terhadap yang gaib &amp; yang nyata)</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>hehehehe&#8230;.<br />
mantap kang, berfikir aja terus&#8230;&#8230;<br />
hanya orang2 yang berfikir yang mendapatkan petunjuk. (syaratnya harus berperasangka baik terhadap yang gaib &amp; yang nyata)</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>Oleh: vito</title>
		<link>http://setanhantu.wordpress.com/2007/11/25/penafsiran-saya-mengenai-iblis/#comment-103</link>
		<dc:creator>vito</dc:creator>
		<pubDate>Tue, 25 Dec 2007 12:44:26 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://setanhantu.wordpress.com/2007/11/25/penafsiran-saya-mengenai-iblis/#comment-103</guid>
		<description>semoga anda tetap dalam lindungan Allah.
izinkan sedikit mengomentari tulisan anda ....SIAPAKAH YANG MENGETAHUI KETIKA ANDA BERMIMPI DALAM TIDUR ANDA?
mohon dijawab biar diskusi ini bisa berlanjut.

&lt;strong&gt;iRW: tentu saja Allah, apa hubungannya dengan tulisan saya mengenai iblis?&lt;/strong&gt;</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>semoga anda tetap dalam lindungan Allah.<br />
izinkan sedikit mengomentari tulisan anda &#8230;.SIAPAKAH YANG MENGETAHUI KETIKA ANDA BERMIMPI DALAM TIDUR ANDA?<br />
mohon dijawab biar diskusi ini bisa berlanjut.</p>
<p><strong>iRW: tentu saja Allah, apa hubungannya dengan tulisan saya mengenai iblis?</strong></p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>Oleh: sofyan</title>
		<link>http://setanhantu.wordpress.com/2007/11/25/penafsiran-saya-mengenai-iblis/#comment-101</link>
		<dc:creator>sofyan</dc:creator>
		<pubDate>Mon, 24 Dec 2007 14:22:59 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://setanhantu.wordpress.com/2007/11/25/penafsiran-saya-mengenai-iblis/#comment-101</guid>
		<description>penulis tidak bisa sembarangan berkomunikasi dengan orang2 yang tingkatannya hanya pintar membaca ayat2 dalam wahuyu Illlahi, karena dia tidak sadar bahwa ada sabda rossul Muhhamad saw yang menyatakan CELAKALAH UMATKU YANG HANYA HOBBY MEMBACA TETAPI TIDAK HOBBY BERPIKIR , ( mungkin inilah golongan orang2 yang samin ) , tapi waspadalah bahwa ada ayat yang memang tidak bisa ditembus oleh cara berpikir otak kita, dan itu adalah Istihad kita sebagai sarana kita unutk mendekatkan diri kepada sang pencipta, maka itulah yang dinamakan ilmu laduni yaitu ilmu kebenaran dari Illahi yang hanya diperuntukan untuk pribadi masing2 atas kebijaksanaan Illahi pula, makanya dari konsep itulah pula yang membedakan antara NABI dengan ROSSUL, maka hati2lah wahai para pencari Tuhan, kalau saudara tidak atau belum bisa mengartikan antara GURU SEJATI dengan SEJATINYA GURU, atau sauadara belum bisa mengerti dan menguraikan kalimat &quot;KALAU KAMU PENGIN MENGENAL TUHANMU LEBIH DEKAT MAKA KENALi lah DIRIMU SENDIRI&quot; maka jangan coba2 terjun kedunia Bathiniah, Karena batiniah yang berada di dalam diri setiap manusia yang paling rahasia dan paling dalam adalah tempat bersemayamnya cahaya Illahi atau lebih gampang dan keren di sebut adalah Tahta Illahi, coba saya pengin tahu apakah saudara atau siapa diri saudara..., apakah saudara bisa memahami, mengetahui, merasakan dan menerangkan adanya ROH/RUH, JIWA,RAGA,NYAWA,SUKMA,NUR CAHAYA,SIFAT,SIKAP,PENCIUMAN,PENDENGARAN DAN INDERA PERASA yang menyatu dan mengukuhkan sosok yang di sebut manusia...,yang dimuliakan : yang bagaimana...?,seperti apa....?</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>penulis tidak bisa sembarangan berkomunikasi dengan orang2 yang tingkatannya hanya pintar membaca ayat2 dalam wahuyu Illlahi, karena dia tidak sadar bahwa ada sabda rossul Muhhamad saw yang menyatakan CELAKALAH UMATKU YANG HANYA HOBBY MEMBACA TETAPI TIDAK HOBBY BERPIKIR , ( mungkin inilah golongan orang2 yang samin ) , tapi waspadalah bahwa ada ayat yang memang tidak bisa ditembus oleh cara berpikir otak kita, dan itu adalah Istihad kita sebagai sarana kita unutk mendekatkan diri kepada sang pencipta, maka itulah yang dinamakan ilmu laduni yaitu ilmu kebenaran dari Illahi yang hanya diperuntukan untuk pribadi masing2 atas kebijaksanaan Illahi pula, makanya dari konsep itulah pula yang membedakan antara NABI dengan ROSSUL, maka hati2lah wahai para pencari Tuhan, kalau saudara tidak atau belum bisa mengartikan antara GURU SEJATI dengan SEJATINYA GURU, atau sauadara belum bisa mengerti dan menguraikan kalimat &#8220;KALAU KAMU PENGIN MENGENAL TUHANMU LEBIH DEKAT MAKA KENALi lah DIRIMU SENDIRI&#8221; maka jangan coba2 terjun kedunia Bathiniah, Karena batiniah yang berada di dalam diri setiap manusia yang paling rahasia dan paling dalam adalah tempat bersemayamnya cahaya Illahi atau lebih gampang dan keren di sebut adalah Tahta Illahi, coba saya pengin tahu apakah saudara atau siapa diri saudara&#8230;, apakah saudara bisa memahami, mengetahui, merasakan dan menerangkan adanya ROH/RUH, JIWA,RAGA,NYAWA,SUKMA,NUR CAHAYA,SIFAT,SIKAP,PENCIUMAN,PENDENGARAN DAN INDERA PERASA yang menyatu dan mengukuhkan sosok yang di sebut manusia&#8230;,yang dimuliakan : yang bagaimana&#8230;?,seperti apa&#8230;.?</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>Oleh: RH</title>
		<link>http://setanhantu.wordpress.com/2007/11/25/penafsiran-saya-mengenai-iblis/#comment-96</link>
		<dc:creator>RH</dc:creator>
		<pubDate>Wed, 19 Dec 2007 05:47:34 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://setanhantu.wordpress.com/2007/11/25/penafsiran-saya-mengenai-iblis/#comment-96</guid>
		<description>Kenapa anda seenaknya melibatkan ilmu manusia dalam hal ini?? 

&lt;strong&gt;IRW: lho siapa yang melarang??? Ada larangan??? Sejak kapan&lt;/strong&gt;

Apakah otak yang anda miliki benar-benar sama hebatnya dengan otak Tuhan? 

&lt;strong&gt;iRW: Tuhan bukan mahluk, jadi menyebut otak Tuhan menurut saya tidak pada tempatnya&lt;/strong&gt;

Jika memang begitu, bisakah anda membuat manusia dari daging? Jika memang tidak ada unsur rohani dalam diri manusia, pastilah para ilmuwan bisa seenaknya mebuat manusia. Siapa anda sebenarnya? Apakah anda Atheis yang mencoba-coba memahami konsep TUHAN? Itu sama halnya dengan ahli biologi mencoba menerangkan konsep dasar bahasa inggris. Anda itu hanya orang sok tahu yang yang tidak tahu apa-apa tapi mencari popularitas dengan sesuatu hal yang sama sekali tidak anda ketahui.

&lt;strong&gt;iRW: anda ini kenapa sih? Kayaknya tidak biasa diskusi ya?&lt;/strong&gt;

Dengar, angin itu tak terlihat, tapi ada. Rasa sakit itu tak terlihat, tapi ada. Lalu, kenapa anda menganggap seolah-olah rohani itu tidak ada? 

&lt;strong&gt;iRW: Lho angin kan bisa di amati, saya lupa alat pengukur kecepatan angin. terus layang-layang kan bisa naik karena ada angin&lt;/strong&gt;

Bagaimana anda menerangkan tentang rasa takut, rasa marah, rasa senang dan sebagainya? Apakah seonggok daging dipasar itu akan bilang &quot;aduh&quot; ketika dipotong? Tidak, karena mereka sudah mati. Lalu bagaimana anda menerangkan tentang konsep kematian? Bukankah anda menganggap roh itu tidak bisa bergabung? Lalu, kenapa tidak ada satupun teknologi yang bisa mengidupkan orang mati kembali seperti sediakala jika memang tidak butuh Roh.

&lt;strong&gt;iRW: anda membahas yang mana sih?&lt;/strong&gt;

Saya harap, anda mengkaji ulang pernyataan anda wahai penulis... Jika anda atheis, jangan pernah membahas konsep ketuhanan dan hal gaib dari sudut pandang anda. Dan jangan pernah anda mengkaji Al&#039;quran jika anda hanya mencari kelemahannya. Sungguh, suatu hari nanti anda akan menyesal pernah menyebarluaskan pernyataan ini. Dan sungguh, anda akan berharap untuk dimaafkan oleh ALLAH SWT.

&lt;strong&gt;iRW: anda bukan si Ratu Adil kan? Tulisan anda tidak membahas ke masalah yang saya tulis. Anda sok membelas-bela Al Quran, padahal yang anda tulis &quot;kosong&quot;.... &lt;/strong&gt;</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Kenapa anda seenaknya melibatkan ilmu manusia dalam hal ini?? </p>
<p><strong>IRW: lho siapa yang melarang??? Ada larangan??? Sejak kapan</strong></p>
<p>Apakah otak yang anda miliki benar-benar sama hebatnya dengan otak Tuhan? </p>
<p><strong>iRW: Tuhan bukan mahluk, jadi menyebut otak Tuhan menurut saya tidak pada tempatnya</strong></p>
<p>Jika memang begitu, bisakah anda membuat manusia dari daging? Jika memang tidak ada unsur rohani dalam diri manusia, pastilah para ilmuwan bisa seenaknya mebuat manusia. Siapa anda sebenarnya? Apakah anda Atheis yang mencoba-coba memahami konsep TUHAN? Itu sama halnya dengan ahli biologi mencoba menerangkan konsep dasar bahasa inggris. Anda itu hanya orang sok tahu yang yang tidak tahu apa-apa tapi mencari popularitas dengan sesuatu hal yang sama sekali tidak anda ketahui.</p>
<p><strong>iRW: anda ini kenapa sih? Kayaknya tidak biasa diskusi ya?</strong></p>
<p>Dengar, angin itu tak terlihat, tapi ada. Rasa sakit itu tak terlihat, tapi ada. Lalu, kenapa anda menganggap seolah-olah rohani itu tidak ada? </p>
<p><strong>iRW: Lho angin kan bisa di amati, saya lupa alat pengukur kecepatan angin. terus layang-layang kan bisa naik karena ada angin</strong></p>
<p>Bagaimana anda menerangkan tentang rasa takut, rasa marah, rasa senang dan sebagainya? Apakah seonggok daging dipasar itu akan bilang &#8220;aduh&#8221; ketika dipotong? Tidak, karena mereka sudah mati. Lalu bagaimana anda menerangkan tentang konsep kematian? Bukankah anda menganggap roh itu tidak bisa bergabung? Lalu, kenapa tidak ada satupun teknologi yang bisa mengidupkan orang mati kembali seperti sediakala jika memang tidak butuh Roh.</p>
<p><strong>iRW: anda membahas yang mana sih?</strong></p>
<p>Saya harap, anda mengkaji ulang pernyataan anda wahai penulis&#8230; Jika anda atheis, jangan pernah membahas konsep ketuhanan dan hal gaib dari sudut pandang anda. Dan jangan pernah anda mengkaji Al&#8217;quran jika anda hanya mencari kelemahannya. Sungguh, suatu hari nanti anda akan menyesal pernah menyebarluaskan pernyataan ini. Dan sungguh, anda akan berharap untuk dimaafkan oleh ALLAH SWT.</p>
<p><strong>iRW: anda bukan si Ratu Adil kan? Tulisan anda tidak membahas ke masalah yang saya tulis. Anda sok membelas-bela Al Quran, padahal yang anda tulis &#8220;kosong&#8221;&#8230;. </strong></p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>Oleh: Pendapat Maulana Muhammad Ali dan Jeffrey Lang Mengenai Iblis &#171; setan, jin dan hantu &#8230;.. hanya imajinasi!</title>
		<link>http://setanhantu.wordpress.com/2007/11/25/penafsiran-saya-mengenai-iblis/#comment-73</link>
		<dc:creator>Pendapat Maulana Muhammad Ali dan Jeffrey Lang Mengenai Iblis &#171; setan, jin dan hantu &#8230;.. hanya imajinasi!</dc:creator>
		<pubDate>Mon, 26 Nov 2007 01:15:46 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://setanhantu.wordpress.com/2007/11/25/penafsiran-saya-mengenai-iblis/#comment-73</guid>
		<description>[...] Pemesanan&#160;Buku        &#8592; Penafsiran Saya Mengenai&#160;Iblis [...]</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>[...] Pemesanan&nbsp;Buku        &larr; Penafsiran Saya Mengenai&nbsp;Iblis [...]</p>
]]></content:encoded>
	</item>
</channel>
</rss>
