setan, jin dan hantu ….. hanya imajinasi!

Salah Paham Mengenai Penglihatan Mata Batin

Desember 2, 2007 · 8 Komentar

Selain itu ada satu hal yang ingin saya jelaskan kepada pembaca semua yaitu mengenai penglihatan batin atau indera keenam. Sering kita mendengar ada orang yang mengaku bisa melihat makhluk gaib dengan melalui penglihatan batin. Mata orang itu bisa terbuka atau terpejam atau tertutup tapi orang itu mengaku bisa melihat wujud makhluk gaib / roh orang mati, sebagai contoh anak kecil dalam film hollywood sixth sense. 

Sambungan dari: Memburu Hantu, Memburu Khayalan

Rekan-rekan pembaca, yang disebut manusia dengan “melihat” adalah penafsiran otak manusia atas sinyal-sinyal listrik yang dikirimkan oleh syaraf-syaraf dibelakang mata manusia. Sebelumnya lensa mata manusia menangkap cahaya yang berasal dari matahari atau sumber cahaya lainnya maupun pantulan cahaya dari suatu benda. Nah Cahaya yang masuk kedalam lensa mata ini diubah oleh enzim dan sejenisnya menjadi sinyal-sinyal listrik yang dibawa oleh syaraf menuju otak (penjelasan mengenai proses ini dapat pembaca temui di VCD Harun Yahya mengenai tubuh manusia yang saya lupa judulnya).

Ketika saya dan rekan-rekan pembaca memejamkan mata, maka dalam otak kita dapat muncul berjuta-juta gambar dari macam-macam wajah manusia, istana yang megah, gubuk reot, dinosaurus, siluman babi ngepet atau bahkan artis-artis yang ganteng dan cantik. Jadi ketika kita memejamkan mata berarti tidak terjadi proses penglihatan. Yang ada hanyalah proses manusia berimajinasi / berkhayal. Ya seperti anda bermimpi ketika tidur. Sekali lagi saya tegaskan yang disebut penglihatan batin pada dasarnya hanyalah hasil kita berimajinasi / berkhayal. 

Selain itu, jujur saja saya tidak melihat ada hubungan sedikitpun antara melukis dengan mata tertutup dengan gambar seram yang berhasil dibuat di kanvas seperti dalam acara Pemburu Hantu. Itu mah hanya kemampuan seseorang untuk melukis dengan mata tertutup. Dengan mata terpejam seorang pelukis yang sudah terlatih bisa dengan mudah menggambar wajah abstrak sosok seram setan tengkorak hingga gambar jelas dari wajah lucu Sponge Bob.

Penglihatan batin berbeda dengan apa yang dilakukan oleh kelompok bela diri Merpati Putih (MP). Sebagian anggota MP mempunyai kemampuan berjalan dengan aman di tempat yang banyak halangan dengan mata tertutup atau bahkan bisa membedakan warna-warna sederhana dari sebuah balon dengan mata tertutup. Yang dilakukan angota MP adalah dengan cara mendeteksi perbedaan panas dan getaran yang ada disekitar mereka bukan dengan penglihatan batin. 

Ada hal menarik saya kutipkan dari buku Misteri Hantu (The Unexplained Series: Ghosts) karya John Guy terbitan Elexmedia Komputindo tahun 2001 pada halaman 30 mengenai pemburu hantu di Eopa dan Amerika Serikat:

Di banyak tempat pemburu hantu yang antusias hanya bisa memburu “ekornya” sendiri. Ketika ahli paranormal diminta untuk menyelidiki bangunan yang angker, apakah sepenuhnya yakin bahwa fenomena yang mereka temui bukanlah hasil dari pengalaman bawah sadar mereka? berdasarkan penelitian yang dilakukan Brooke’s Smith, Hunt dan Batchelor, hasil (penampakan hantu dan gejala lain sejenisnya) akan diperoleh ketika kemungkinan terjadinya sebuah peristiwa paranormal sungguh-sungguh diyakini dan sangat diharapkan untuk terjadi. Sesungguhnya kita perlu waspada dengan situasi ketika penyeldiik paranormal yang sangat antusias telah menemukan roh-roh halus di tempat yang sebelumnya tidak ada peristiswa paranormal. Mungin penggunaan peralatan canggih yang digunakan menjadi tidak realistis lagi kalau dugaan bahwa pikiran manusia dapat mempengaruhi dunia fisik telah terbukti.

Sumber: Revisi untuk buku Salah paham tentang Setan Jin Hantu Roh dan Sihir,
Irwan Ghailan, Nov 2004

Kategori: Opinion · Umum · artikel · berita · hantu · opini
Tagged: , , , , , , , , , , , , , , , , ,

8 tanggapan so far ↓

  • jadisatu // Desember 26, 2007 pada 3:46 pm

    apa bedanya penglihatan mata bathin dengan bisikan kata hati??? mohon penjelasan
    thanks

    iRW: saya tidak tahu apa itu bisikan kata hati?

  • majalaya // Januari 6, 2008 pada 8:16 pm

    bisa iya bisa tidak, tidak perlu MP atau PH ayo belajar sama saya bareng-bareng.Kalau nga jadi mata keranjang ya matanya belek.. canda oummmmmm.

  • rajaiblis // Januari 9, 2008 pada 2:33 am

    kan dah jelas bedanya …
    melihat dengan mata, mendengar dengan telinga

    wakkakakakaaa …

  • putrasetia // September 1, 2008 pada 8:24 pm

    assalamualaikum..

    lam knl ya…
    maaf ni sbelumnya saya mau tanya ni… anda berbicara mengenai mata batin dapet dari mana ni sumbernya…
    kalo mata batin dptnya dr buku ya jelas lah itu hanya khayalan belaka..
    akan tetapi allah swt menciptakan ada yang namanya ILMU yang diantaranya ILMU mata batin atau TERAWANGAN yang ini pun kadang hanya dimiliki oleh 1 berbanding 1000 orang kali krn tidak lah gampang seseorang untuk mendapatkannya…
    oleh karna itu lah butuh yang namanya SEorang GURU yang bisa membimbing dan mengajarkan ILMU tsb,..
    kalo orang yang ngaku bisa menggunakan mata batinnya tetapi dia belajar tanpa GURU ya sama aja dia MENGKHAYAL… dan kalo saya perhatikan MP / MERPATI PUTIH knp mereka bisa seperti itu ya krn ada GURUnya.. dan untuk PEMBURU HANTU kok bs gitu pun krn ada GURUnya.. jadi segala sesuatu yang berhubungan dengan Kebathinan / olah bathin harus Ada GURUnya…
    maka kita yng hanya bisa komemntar tanpa belajar pada GURU ya baiknya jangan komentar lah .. TAKUTNYA ADA YANG TERSINGGUNG DAN TIMBUL FITNAH…
    KARNA ORANG YANG BELAJAR TANPA GURU MAKA GURUNYA ADALAH SETAN…
    DAN ORANG YANG BERILMU DAN TAU LEBIH BANYAK MENGERTI DAN DIAM DARI PADA ORANG YANG SOK TAU BAHKAN TIDAK TAU…

    thanks ya maaf jika ada salah kata..
    wassalam…

    IRW: tentu saja saya belajar selama ini membangun cara pikir saya lewat / ada gurunya yaitu buku atau teman/ulama. tapi nabi ibrahim belajar tanpa guru, jadi anda pikir ibrahim berguru kepada setan?

  • codiel // September 2, 2008 pada 4:34 pm

    setuju dengan Pak Putra.

    kalo di bilang smua penglihatan mata bathin adalah jenis khayal, lalu apakah yang anda lihat di hadapan anda semua? apakah anda pikir NYATA?

    IRW: semua yang bisa difoto baik dengan bantuan teleskop (bintang/galaxy) maupun mikroskop (bakteri) adalah real /nyata. selain itu, entah mata batin, entah mimpi entah wangsit adalah imajinasi, bukan hal real/nyata karena tidak bisa difoto atau diukur dengan alat ukur materi lainnya.

    ruangan, PC/laptop, anda merasa, melihat, mendengar, dan seolah2 anda berada di dalam ruangan itu bukan?

    sesungguh nya Ruangan ITU lah yang berada di dalam Anda, bagaimana bisa?

    coba anda cerna, kita terdiri dari apa? bagaimana cara kita melihat? cara kita merasakan, APA yang melihat? apa yang merasakan?

    inti nya adalah rahasia di balik materi. jika anda sudah mengerti saya yakin topik ini TAK AKAN pernah ADA.

    smua nya adalah TIADA, TIADA YANG ADA SELAIN ALLAH, nah jika kita ini tiada, lalu siapa yang melihat? siapa yang mendengar?

    RUH

  • arihemu2 // Nopember 6, 2008 pada 1:42 pm

    Em, Kalo ditimbang tinbang, yang namanya hantu dan ruh dan yeng lain itu namanya sie gak pernah ada kalo kita baca buku yang ngegambarin hal itu gak ada. brapa banyak buku sie yang bisa dijadikan refrensi untuk hal yang satu itu. gini aku nie orang bali jadi percaya gak percaya kita harus cinta kepada akar budaya yang kita tempatikan. termasuk di bali, percaya dengan adanya yang macem2 itu. entar nyambung lagi

  • ugifilth // Mei 13, 2009 pada 12:47 pm

    assalamu’alaikum om……

    saya cmn nmpang lewat sama pngen tanya aja apa pengertian anda mengenai penggalan ayat dibawah ini…..
    “tidak semata – mata aku ciptakan jin dan manusia melainkan untuk bersujud kepada-Ku”

    matur nuwun waktunya…..

    wassalamu’alaikum Wr.Wb.

  • oi sarafals // Juli 1, 2009 pada 3:11 pm

    Wadoh,, ente terlalu modern bro.. semuanya kudu bisa dibuktiin pake alat :) Tapi saya setuju bahwa Mahluk halus seperti Jin gag bisa diliat ama manusia, kalaupun bisa tentu si Jin-nya yang menampakan diri atau si manusia mendapat bantuan Jin lain yang lebih kuat (Kecuali para Nabi dan Orang2 yang sangat dekat kepada Allah yang memang bisa melihat dengan matanya, tentu seizin Allah).

    Tapi satu poin yang kudu dicatet ama ente bro.. ga semua yang ga bisa dilihat itu berarti ngga ada. Contohnya ya Udara, dalam tekanan normal kita ga bisa Liat, walaupun difoto baik dengan bantuan teleskop (bintang/galaxy) maupun mikroskop (bakteri) tetep gag keliatan.. Tapi udara itu ada bro…

Anda harus masuk log untuk mengirim sebuah komentar.