Kapan Hantu Mulai dikenal/dipercaya Umat Manusia?

Tahukah anda mulai kapan sosok HANTU dikenal/dipercaya keberadaannya oleh manusia? Sekurangnya sejak abad 1 masehi manusia sudah mengenal sosok hantu. Hal itu berdasarkan kisah “Yesus yang disangka hantu oleh murid-muridnya” dalam Injil.

Setelah peristiwa penyaliban, Yesus muncul kembali. Padahal masyarakat luas (termasuk  murid-murid Yesus) menganggap Yesus sudah mati di tiang salib. Ketika Yesus muncul kehadapan para muridnya secara tiba-tiba yang  justru menimbulkan ketakutan.

 “Damai sejahtera bagi kamu!”  Mereka terkejut dan takut. Mereka menyangka bahwa mereka melihat sesosok hantu.” (Lukas 24:36)”

Dari kisah Injil diatas dapat disimpulkan bahwa masyarakat Yahudi pada sekitar Abad 1 Masehi mempunyai kepercayaan mengenai hantu dan berhubungan dengan seseorang yang sudah meninggal dunia. Injil dipercaya ditulis pada sekitar tahun 50-150 Masehi. Yesus sendiri diperkirakan lahir pada 70 tahun sebelum Masehi.

6 responses to “Kapan Hantu Mulai dikenal/dipercaya Umat Manusia?

  1. Wah…

    Yesus sendiri diperkirakan lahir pada 70 tahun sebelum Masehi.


    Salah tuh. Yesus diperkirakan lahir antara 1-7 Masehi.

    IRW
    Kalau di wikipedia tertulis Jesus Christ lahir 8 atau 2 SM. http://en.wikipedia.org/wiki/Jesus_christ. anyway, thanks atas tanggapannya.

    Jesus (8–2 BC/BCE to 29–36 AD/CE),[2] also known as Jesus of Nazareth, is the central figure of Christianity, and is also an important figure in several other religions. He is also called Jesus Christ, where “Christ” is a title derived from the Greek Χριστός (Christós), meaning the “Anointed One,” which corresponds to the Hebrew-derived “Messiah”. The name “Jesus” is an Anglicization of the Greek Ίησους (Iēsous), itself a Hellenization of the Hebrew יהושע (Yehoshua) or Hebrew-Aramaic ישוע (Yeshua), meaning “YHWH is salvation”.

  2. Saya termasuk orang yang skeptis / agnostic masalah dengan hantu, jin atau hal-hal ghaib lainnya..

    tetapi saya pernah punya pengalaman menarik mengenai masalah hantu ini..

    dirumah orang tua saya dulu ada sebuah pohon besar, kata almarhum pakde saya dipohon tersebut ada “penunggunya” yg berupa jin dengan kepala kerbau(!!)😀 , memang setiap saya dekat dengan pohon tersebut, saya merasa merinding (ok, menurut metode ilmiah hal ini masih blom bisa dikatakan valid sebab bisa saja penilaian saya subyektif karena sudah diberi tahu duluan😀 ),
    ketika saya sma, saya pernah punya temen yang mengaku memiliki “indra keenam”, disinilah saya memiliki ide untuk mengadakan “blind test”[1], (saat itu saya belum mengenal istilah blind test😛 ), saya mengajak teman saya untuk duduk2 dibawah pohon tersebut (saat itu saya samasekali tidak menyinggung masalah “penunggu” pohon, saya hanya mengajak dia duduk2 diluar biar suasananya lebih nyaman), setelah beberapa saat duduk2 disitu, teman saya tampak gelisah dan dia mengajak saya untuk masuk lagi kerumah… Pada saat ngobrol didalam rumah, saya memancing pembicaraan untuk mengatakan alasan kenapa dia tidak nyaman untuk duduk dibawah pohon itu, kemudian dia cerita kalau dia melihat dipohon tersebut ada “penunggunya”, yang katanya mirip manusia berkepala kerbau.. (!!)

    Jadi menurut logika sederhana saya, berarti bahwa jin penunggu tersebut valid dan memang ada, karena blind test yang saya lakukan sukses, walaupun hal tersebut tidak cukup untuk dijadikan bukti ilmiah, tetapi secara pribadi, saya jadi percaya tentang keberadaannya..

    btw, saya pernah baca novel queen of the damned karangan anne rice[2], disitu diterangkan teori2 tentang jin, vampire dll dll.. walopun termasuk cerita fiksi, tetapi konsep2 masalah jin, cukup menarik untuk dijadikan wacana..

    sedikit tambahan lagi untuk digunakan sebagai wacana, bahwa “dimensi lain” itu kemungkinan besar ada, walaupun secara ilmiah masih sulit untuk dibuktikan, saya pernah kuliah dijurusan fisika dan mengenal sebuah teori turunan dari mekanika kuantum[3] yang dinamakan super string theory [4], dalam teori ini, ada sebuah perhitungan yang memaksa kita untuk menggunakan “dimensi lain” agar perhitungan tersebut konsisten, memang dimensi lain ini masih imajiner, tetapi bisa menjadi sebuah titik untuk menerangkan keberadaan “dimensi lain”

    intinya, sampai sekarang saya tidak menolak tetapi juga tidak terlalu percaya tentang keberadaan makhluk2 tersebut..

    IRW:
    Saya setuju bahwa dimensi lain mungkin ada, namun masalahnya ketika akan membahas dimensi lain, doktrinasi orang tua / masyarakat tidak bisa dlepaskan begitu saja. contoh adalah kisah anda di atas “jin kepala kerbau”. teman anda paling juga dari kecil sudah terkontaminasi oleh dongeng mengenai setan, jin dan hantu. coba anda bayangkan anda lahir di pulau terpencil dibesarkan oleh (misal) baby sitter yang buta dan bisu. nah ketika anda besar, apa anda mempunyai kepercayaan mengenai hantu, jin berkepala kerbau? kemungkinan besar tidak. anda menjadi dewasa paling hanya dengan “ketakutan” thd petir, gempa (yang terjadi di pulau tsb). lebih aman bila kita memulai pembahasan dimensi lain dengan mengatakan dimensi tsb tidak ada, jadi pikiran akan bening/kosong/tidak terkontaminasi.

  3. point yg ingin saya sampaikan adalah kenapa bisa kompak😀 , kalau misalkan yg satu ngomong kerbau, yg satu ngomong kambing atau babi🙂 , maka, bagi saya test tersebut sudah saya anggap gagal.. sebab, kemungkinan untuk kompak menurut saya sangat kecil, yaitu ditempat yg sama, dengan jenis makhluk yg sama, dengan rentang waktu yg berjauhan (kurang lebih 4 tahun), tanpa saya pernah mengatakan disitu ada “sesuatu”, btw, teman saya tidak takut pada makhluk tsb tetapi dia hanya mengatakan agak “kurang nyaman saja”…

    tetapi karena secara metode ilmiah masih “unfalsifiable”, makanya hal tersebut hanya saya jadikan personal reference saja selama ini, dan hanya saya anggap “menarik”.. *karena bidang saya teknis, maka saya sudah terbiasa dengan skeptisme dan “metode ilmiah”🙂 *

    btw, di daerah saya sini kepercayaan superstition sangat kental dimasyarakat, tetapi saya belum pernah mendengar kepercayaan “jin kepala kerbau” tsb🙂 ,

  4. Ping-balik: Penampakkan Setan dan Hantu « setan, jin dan hantu ….. hanya imajinasi!

  5. saya setuju dengan mas warnetubuntu. Dimana dia mngluarkan pertanyaan(kpd anda) berdasarkan pengalaman. Mungkin saya ingin mendengar jawaban mas penunggu blog ini, daripada pengalihannya.

    ” lebih aman bila kita memulai pembahasan dimensi lain dengan mengatakan dimensi tsb tidak ada “

Tinggalkan Balasan

Please log in using one of these methods to post your comment:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s